Kedirionline.comPaling Tahu Informasi | News

Monday, 21 - April - 2014 | Selamat Datang | Find us on :

Puasa Hindarkan Anda dari Serangan Jantung

Sabtu , 06 Juli 2013 Views : 68 kali

sakit jantung

Kedirionline.com - banyak manfaat sehat yang bisa didapat tubuh dari menjalani puasa Ramadan. Salah satunya ialah menjaga penderita penyakit jantung terhindar ancaman serangan jantung.

Hal ini rupanya dibenarkan oleh DR. dr. Fathema Djan, SpBTKV seorang dokter spesialis Bedah Thoraks Kardiovaskular RS. Jantung Jakarta. Ia menjelaskan bahwa puasa banyak memberikan hal positif bagi butuh pasien penyakit jantung. Semisal membuat kadar gula darah jadi stabil dan menurunkan kadar kolesterol. Alhasil, penderita penyakit jantung jauh dari risiko serangan jantung.

“Puasa Ramadan itu sangat baik bagi pederita penyakit jantung, dimana dapat menurunkan glukosa dan kadar lemak kolesterol dalam darah. Sehingga hal ini dapat membuat kondisi jantung selalu sehat dan jauh dari risiko serangan jantung,” ujarnya kepada Okezone dalam acara bertema Soft Launch dan Press Conference Rumah Sakit Jantung Jakarta ( Jakarta Heart Center) di RS. Jantung Jakarta, Jakarta Timur, Jum’at, (5/7/2013)

Ditambahkannya, namun manfaat kondisi itu harus didukung asupan makanan yang sehat dan komposisi gizi yang pas selama buka dan sahur. Kemudian, tak kalah penting untuk menghindari dan mengurangi makanan yang tak baik untuk kesehatan jantung. Menurutnya, bila syarat itu sudah dipenuhi, puasa bisa melindungi kesehatan jantung dan menjauhi kemungkinan dari serangan jantung.

“Pokoknya bagi penderita jantung yang ingin lancar puasanya, harus banyak-banyak mengonsumsi sayuran dan buah. Kemudian juga menghindari makanan yang menggangu kerja jantung. Misalnya aneka makanan santan, susu full cream, daging merah. Sebab komponen itu tidak baik untuk kesehatan jantung,” terangnya.

Sementara bila penderita penyakit jantung ada tuntutan mengonsumsi obat setiap hari, Dr. Fathema menganjurkan untuk tetap rutin mengonsumsinya dan jangan pernah melewatkan saat selesai mengonsumsi makanan berat saat buka puasa dan juga setelah makan di waktu sahur.