Mas Bas: Program 50 Juta Per-RT Sangat Bisa Dilaksanakan di Kabupaten Kediri

Kedirionline – Kesuksesan Pemerintah Kota Kediri di bawah kepemimpinan Walikota Abdullah Abu Bakar dan Wakilnya Lilik Muhibah dalam merealisasikan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) atau yang lebih dikenal dengan program Rp. 50 Juta per RT per Tahun, ternyata menjadi perbincangan banyak masyarakat. Semuanya menilai program tersebut sebagai langkah positif yang mampu member kontribusi secara langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Bahkan menjadi perbincangan hangat di lingkup masyarakat Kabupaten Kediri yang notabene adalah tetangga dekat Kota Kediri.

“Kabupaten Kediri harusnya mampu melaksanakan program seperti itu, tapi faktanya program itu malah bisa berhasil dilaksanakan di Kota Kediri, dan kita di Kabupaten Kediri hanya bisa menjadi penonton kesuksesan program tersebut,” tandas Widyo Harsono, Ketua Umum Paseduluran Sakti Kabupaten Kediri.

Mas Bas – sapaan akrab Dr A Basuki Babussalam – anggota fraksi PAN DPRD I Propinsi Jawa Timur menandaskan bahwa Program 50 juta per-RT sangat bisa diaplikasikan untuk masyarakat Kabupaten Kediri.

“Ini khan persoalan kemauan dan pemahaman toolsnya. Kami sudah melakukan kajian mendalam soal ini, sebab pencetus dan penggagas ide program 50 Juta per-RT di Kota Kediri adalah salah satu kader terbaik PAN, jadi kami paham betul bagaimana program ini bisa diaplikasikan untuk Kabupaten Kediri,” tandas Mas Bas.

Program 50 jut per RT, lanjut Mas Bas, adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan bertumpu pada partisipasi dan aspirasi warga.

“Dan ini sama sekali tidak mengganggu Dana Desa. Bahkan selama tiga tahun anggaran berturut-turut sudah terbukti sukses dijalankan oleh Kader PAN di Kota Kediri dengan kajian Badan Pemeriksaan Keuangan memberikan predikat wajar tanpa pengecualian,” terang Mas Bas.

“Untuk itu kami mohon restu dan dukungan, agar kami bisa mengaplikasikan program 50 juta per-RT di Kabupaten Kediri,” pungkasnya.//cw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *