Perkuat Militansi Perjuangan, PAN Jatim Gelar Pelatihan Kader

kedirionline.com – Kader bagi partai politik adalah ujung tombak perjuangan sekaligus menjadi aktor utama bagi kerja-kerja politik partai. Oleh karenanya, militansi kader pun harus tetap terus terjaga dengan baik dan selaras dengan garis perjuangan partai.

Untuk itulah, DPW PAN Jawa Timur selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat (30/3) besok bakal menggembleng 150 kader dari seluruh Jawa Timur dalam kegiatan Latihan Kader Amanat Nasional (LKAD).

“Karena dinamika politik dan tensi pertarungan politik yang berbeda dibanding momen-momen sebelumnya, kami sengaja mengemas LKAD ini sedikit berebda. Kami berharap dengan konsep ini mampu menumbuhkan militansi yang lebih kuat pada peserta,” terang Sekretaris DPW PAN Jatim, Dr. A Basuki Babussalam.

Jika sebelumnya, terang Basuki, LKAD seringkali diselenggarakan di hotel, untuk kali ini LKAD digelar di Pondok Pesantren Modern Darussalam, Lawang – Malang.

“Peserta akan tidur di barak bersama-sama selama tiga hari. Kami berharap, ini akan menjadi momentum tumbuhnya militansi perjuangan bersama antar kader. Tumbuhnya semangat saling membantu di antara kader dan lunturnya ego pribadi dalam perjuangan bersama,” kata Basuki.

Dengan pelatihan ini, diharapkan kader PAN akan memiliki mentalitas tahan banting dalam melakukan kerja-kerja politik dan tidak gampang menyerah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat yang menjadi visi dan misi perjuangan partai.

“LKAD ini juga menjadi salah satu bentuk pelaksanan fungsi pendidikan politik yang merupakan tanggungjawab PAN kepada masyarakat. Sebab, kader-kader PAN nantinya harus bisa menjadi pejuang aspirasi masyarakat,” tandas Basuki.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari 30 Maret hingga 1 April 2018. “Selain untuk melahirkan kader-kader militan, pelatihan ini juga diharapkan bisa melahirkan caleg-caleg yang cerdas dan berkualitas, mengingat LKAD ini juga menjadi salah satu prasyarat bagi kader yang akan maju mendaftar caleg di PAN,” terang Ketua Panitia Agus A Fathoni.

Lantas materi apa yang akan diberikan kepada para peserta tersebut?

“Sesuai arahan master of training, para peserta nantinya akan dibekali materi tentang platform partai, idiologi partai, arah perjuangan partai dan materi pemerintah daerah. Juga bahasan-bahasan yang berkaitan dengan hubungan antara kader dan konstituen. Nah, usai mengikuti pelatihan, diharapkan para kader bisa makin memahami dan menjiwai arah perjuangan partai,” pungkas Agus.//cw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *